Wednesday, September 24, 2025
Materi Perkuliahan Etika Profesi
Prodi D3 Teknik Mesin Semester Ganjil 2025/2026
Universitas Harkat Negeri
Materi Pertemuan 1–14 serta informasi UTS/UAS dan keterkaitan CPL
|
No |
Pertemuan |
Nama Judul
Materi |
CPL |
Link Materi |
|
1 |
Pertemuan 1 |
Pendahuluan Etika Profesi |
CPL-01, CPL-02 |
|
|
2 |
Pertemuan 2 |
Perbandingan Kode Etik PII dan ASME |
CPL-01 |
|
|
3 |
Pertemuan 3 |
Tanggung Jawab Sosial Lulusan Teknik Mesin |
CPL-04 |
|
|
4 |
Pertemuan 4 |
Analisis Etika Penggunaan Komponen Murah |
CPL-02, CPL-03 |
|
|
5 |
Pertemuan 5 |
Konflik Etika dalam Tekanan Produksi |
CPL-02, CPL-03 |
|
|
6 |
Pertemuan 6 |
Model Pengambilan Keputusan Etis dalam Teknik
Mesin |
CPL-02 |
|
|
7 |
Pertemuan 7 |
Kasus Etika: Pengujian Emisi Melebihi Batas Aman |
CPL-02, CPL-03 |
|
|
|
UTS |
Ujian Tengah
Semester (dilaksanakan setelah Pertemuan 7) |
|
- |
|
8 |
Pertemuan 8 |
Studi Kasus: Manipulasi Data Penelitian |
CPL-05 |
|
|
9 |
Pertemuan 9 |
Dilema Etika dalam Produksi Mesin |
CPL-02, CPL-03, CPL-04 |
|
|
10 |
Pertemuan 10 |
Kasus Etika: Inovasi Mahasiswa Magang |
CPL-01, CPL-05 |
|
|
11 |
Pertemuan 11 |
Perselisihan Kepemilikan Inovasi: Risiko Etis
& Mekanisme Penyelesaian |
CPL-01, CPL-02, CPL-05 |
|
|
12 |
Pertemuan 12 |
Efisiensi Ekonomi dan Keselamatan Publik |
CPL-02, CPL-03 |
|
|
13 |
Pertemuan 13 |
Model Pengambilan Keputusan Etis |
CPL-02 |
|
|
14 |
Pertemuan 14 |
Aksi Nyata Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial |
CPL-01, CPL-04 |
|
|
|
UAS |
Ujian Akhir
Semester (dilaksanakan setelah Pertemuan 14) |
|
- |
Keterangan
CPL
|
CPL |
Kemampuan Akhir yang Direncanakan (KAD) |
(Kode CPL Prodi D3 Teknik Mesin) |
|
CPL-01 |
Menjelaskan
konsep dasar etika, moral, nilai, dan etika profesi dalam konteks Teknik
Mesin. |
S3 |
|
CPL-02 |
Menguraikan
prinsip-prinsip kode etik insinyur (PII & ASME) serta mengaitkannya
dengan kepatuhan aturan profesi. |
PU4 |
|
CPL-03 |
Mengidentifikasi
dan menganalisis dilema etika pada kasus nyata di bidang Teknik Mesin serta
menentukan pilihan tindakan yang etis. |
S7 |
|
CPL-04 |
Menerapkan
prinsip keselamatan publik dan K3 serta kepatuhan standar/regulasi dalam
pengambilan keputusan keteknikan. |
KU1 |
|
CPL-05 |
Menunjukkan
integritas akademik (anti-plagiarisme, kejujuran data, sitasi) dan sikap
profesional selama perkuliahan. |
S9 |
Tabel Pengembangan Materi Program Studi
D3 Teknik Mesin
|
Kode |
Fokus Utama |
Deskripsi Materi |
Output yang Diharapkan |
|
PLKP |
Pengembangan Linearitas Keahlian Program Studi |
Materi disusun selaras dengan profil lulusan Ahli Madya Teknik
Mesin, mencakup dasar teknik mesin, proses manufaktur, perawatan dan
perbaikan mesin, penerapan K3, standar industri, serta etika profesi. |
Lulusan memiliki kompetensi teknis yang linier dengan kebutuhan
dunia industri. |
|
PKA |
Pengembangan Keterampilan Akademik |
Materi berorientasi pada penguatan kemampuan akademik terapan
seperti penyusunan laporan teknis, etika akademik, komunikasi teknis,
literasi teknologi informasi, dan presentasi ilmiah. |
Mahasiswa mampu berpikir sistematis, komunikatif, dan bertanggung
jawab secara akademik. |
|
PKBI |
Pengembangan Keahlian Bidang Ilmu |
Materi difokuskan pada pendalaman keahlian bidang teknik mesin
melalui analisis sistem mekanik, ilmu bahan, pemecahan masalah teknis, studi
kasus industri, proyek terapan, dan kegiatan magang. |
Lulusan siap menghadapi permasalahan nyata di dunia kerja dan
industri manufaktur. |
Pembelajaran online menurut saya kurang maksimal karena belum ke pengaplikasian langsung sehingga ada yang belum paham
ReplyDeleteMungkin perlu evaluasi dengan pembelajaran secara online, karena banyak mahasiswa yang mengeluh.
ReplyDeleteCukup jelas dan mudah dipahami
ReplyDeleteMenurut saya kurang maksimal karna pembelajaran online bisa terkendal karena sinyal
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteMudah dipahami
ReplyDeletePembelajaran online masih kurang maksimal
ReplyDeletedemi apapun untuk matematika jika di lakukan dengan online akan sulit dipahami.
ReplyDeletePembelajaran online sangat tidak compatible dengan saya.
ReplyDeleteSaya lebih suka bertatap muka dengan Guru/ Dosen, karena penyampaian dalam Ilmunya lebih mudah ditangkap layaknya Impian.
dengn adanya pembelajaran online pembelajaran mudah di pahami
ReplyDeletemudah di pahami dan sangat membantu
ReplyDeletePembelajaran secara daring/online menurut saya kurang maksimal, dikarenakan mahasiswa tidak bertatap muka langsung, tapi apa boleh buat keadaan memaksa untuk demikian
ReplyDeletePembelajaran online kurang maximal,,sebab banyak sekali kendala
ReplyDeleteInformasinya sangat membantu.
ReplyDeleteMenurut saya kurang maksimal kalo matematika menggunakan sistem pembelajaran online.
ReplyDeleteMenurut pendapat saya jika pelajaran matematika menggunakan sistem online kurang maksimal, karena kita sebagai mahasiswa tidak tanya2 secara langsung ke dosen jika ada kesulitan di dalam materi
ReplyDeleteMeski kurang memahami insyaalloh sedikit jelas
ReplyDeleteKurang membantu
ReplyDeleteKurang maksimal, karna yang bertatap muka pun belum tentu paham apalagi online.
ReplyDeleteSangat jelas dan mudah untuk dipahaminya..
ReplyDeleteKurang maksimal karena dengan pembelaharan online susah di pahami dengan tatap muka aja susah di pahami apa lagi online
ReplyDeletePembelajaran online masih kurang maksimal dan sulit dipahami bagi mahasiswa, namun mengingat situasi seperti sekarang lebih baik daripada tidak ada pembelajaran sama sekali.
ReplyDeleteKurang maksimal, karena ketika pjj susah materinya untuk dipahami.
ReplyDeleteTerimakasih
Menurut saya Untuk mata kuliah matematika pembelajaran menggunakan sistem e-learning itu kurang maksimal karna lebih banyak mahasiswa yang kurang paham dibandingkan dengan yang paham.
ReplyDeleteMantap
ReplyDeleteMantap juga
ReplyDeletesaat ada pandemi Pembelajaran online sangat membantu sekali
ReplyDeleteKurang jelas jika pembelajaran secara online , tidak seperti pembelajaran tatap muka langsung
ReplyDeleteUntuk masalah pemahaman mahasiswa , mahasiswa lebih ter adaptasi dengan tatap muka atau offline sehingga kami berharap semoga pandemi ini cepat berakhir dan kami sebagai mahasiswa bisa belajar secara normal di kampus untuk saat ini pembelajaran online cukup membantu.
ReplyDeleteSemoga bisa tatap muka lagi
ReplyDeletePembelajaran e-learning kurang efektif, karena materi yang disampaikan kurang maksimal
ReplyDeleteKalo Daring Susah Materi Sulit Di Cerna Oleh Mahasiswa
ReplyDeleteMenurut saya pribadi lebih enak tatap muka daripada daring
ReplyDeletePembelajaran online itu menurut saya kurang maksimal
ReplyDeleteKalau menurut saya pembelajaran daring ini materi yang dijelaskan itu lebih singkat. Sementara kalau tatap muka kan bisa dipanjang lebarkan, jadi lebih mudah dimengerti.
ReplyDeleteMenurut saya pembelajaran e-learning kurang maksimal, apalagi untuk mk matematika terlihat seperti hanya dibacakan meteri oleh dosen soal dan jawaban sudah ada
ReplyDeletePembelajaran online menurut saya kurang maksimal karna pengawasanya kurang,mungkin pas daring murid bisa saja ketiduran sangkin tdk memahami materinya dan tdk ada yg mengawasinya
ReplyDeleteMenurut saya pembelajaran online/daring kurang maksimal terdapat banyak kendala. Banyak mahasiswa yang kurang paham tentang materi yang disampaikan oleh dosen pengampu.
ReplyDeleteMenurut saya, pembelajaran daring walaupun praktis, tetapi kurang efektif. Berbeda dengan pembelajaran luring yang lebih efektif dan lebih enak karena dapat berinteraksi secara langsung.
ReplyDeleteMenurut saya pembelajaran online kurang maksimal, dan susah dipahami saat dosen sedang menjelaskan
ReplyDeleteKurangnya pemahaman yg di dapat pada sistem daring ini dan juga faktor jaringan daring yg menjadikan pembelajaran dari kurang saya minati , teruntuk matkul teori tolong sesekali diadakan tatap muka untuk meminta persetujuan pembelajarannya dengan cara yg lbh enak yg mana karna kalau di meet jg banyak yg tidak masuk
ReplyDeletePembelajaran online/daring kurang maksimal karena sangat sulit untuk memahami materi yang diberikan dosen
ReplyDeletePembelajaran online Kurang maksimal karena kurang jelas dipahami
ReplyDeletekurang maksimal karna kurang bisa di fahami
ReplyDeletekurang mengetahui apa yang diajarkan dosen,selalu ada rasa jenuh,ngantuk, dan tidak memahami sama sekali materi yang diajarkan.
ReplyDeleteUntuk pembelajaran online sangatlah sulit untuk di pahami,apalagi online yang tatap muka saja masih ada yang sulit, jadi untuk dosen pengampu matkul harus lebih mengerti bagaimana cara menyampaikan pemblajaran agar mudah di pahami.
ReplyDeleteTidak adanya intraksi secara langsung, sehingga membuat pembelajaran online terasa sangat susah dan tidak mudah untuk dipahami.
ReplyDeleteMenurut saya kalau pembelajaran secara online kurang bisa untuk dipahami dan kadang juga ga paham sama sekali
ReplyDeleteDengan adanya pembelajaran secara online/ daring dimasa pandemi ini menurut saya sangat membantu mahasiswa untuk belajar, namun engga semua mahasiswa paham dengan materi yang diberikan oleh dosen pengampunya.
ReplyDeleteMenurut saya dengan adanya pembelajaran online/daring memang sangat sulit untuk dipahami dan dimengerti tapi sebaliknya juga menguntungkan karena jita bisa belajar sendiri dan menambah wawasan kita menjadi lebih banyak
ReplyDeleteEvaluasi untuk pembelajaraan online karna tidak efektif
ReplyDeleteMenurut saya dengan adanya metode pembelajaran online sangat sulit untuk dipahami ,karna kurang maksimal ,dan cepat bosan ,semoga ditahun ini bisa tatap muka agar bisa lebih efektif dalam pembelajaran
ReplyDeletePembelajaran online menurut saya kurang maksimal karna banyak mahasiswa yang kurang paham saat menyampaikan materi lewat online
ReplyDeletePembelajaran secara daring sangat kurang maksimal.karena sulit dipahami, belum lagi dengan adanya gangguan jaringan yang dapat membuat kita bingung karena dapat memperlambat saat pembelajaran berlangsung. Namun apadaya keadaan yang memaksa kita untuk demikian.
ReplyDeletePembelajaran secara online menurut saya kurang maksimal, paling bisa terserap hanya 40-50% saja dari materi yang di jelaskan. Namun mau bagaimana lagi pandemi seperti ini membuat keadaan memaksa kita untuk demikian.
ReplyDeletePembelajaran onlain/daring menurut saya kurang maksimal karena sulit untuk dipahami
ReplyDeleteKurang Bisa Memahami Materi Yg Di jelaskan . Karna Faktor Internet Yg kurang Mendukung.
ReplyDeletePembelajaran online kurang efektif apalagi di pelajaran/mata kuliah yg ada perhitungannya. Jika offline saja belum tentu paham apalagi jika daring.
ReplyDeletePembelajaran online sangat ribet,untuk biaya ya juga butuh banyak
ReplyDeleteJika pembelajaran via online,materi yang disampaikan terkadang kurang jelas,sehingga banyak mahasiswa yang kurang paham akan materi yang disampaikan oleh dosen,dan terkadang untuk daerah" tertentu masih ada yang susah untuk mendapatkan jaringan internet,apalagi jika hujan dan listrik mati,sehingga sangat mengganggu dan meresahkan sekali ya bund.
ReplyDeleteModul sangat diperlukan saat pembelajaran daring dikarenakan kurangnya waktu perkuliahan dan juga modul dapat digunakan untuk mengulang materi yang disampaikan
ReplyDeleteAda hal negatif dan positif tentang pembelajaran online, terlebih lagi jika ada mahasiswa yang ingin praktek, mungkin akan terhambat, jika diteruskan pembelajaran online
ReplyDeleteKurang bisa dipahami ,karena jarak jauh ,kendala juga di handphone yang audionya kurang jelas
ReplyDeletePembelajaran online/daring menurut saya kurang maksimal karena faktor internet & sebagainya
ReplyDeleteKurang di pahami kalo belajar online kaya gini.
ReplyDeleteBagi saya pembelajaran online kurang maksimal dikarenakan sebagian orang susah dalam jaringan internet
ReplyDeletePembelajaran online gini bagi saya Kurang masuk dan susah untuk memahami
ReplyDeletePembelajaran secara daring/online menurut saya kurang maksimal, dikarenakan mahasiswa tidak bertatap muka langsung, tapi apa boleh buat keadaan memaksa untuk demikian
ReplyDeleteKurang maksimal, karna yang bertatap muka pun belum tentu paham apalagi online.
ReplyDeleteMungkin untuk pembelajaran online perlu dievaluasi lagi
ReplyDeleteMenurut saya perlu dievaluasi lagi untuk pembelajaran online
ReplyDeleteit's okay no problem
ReplyDeletekurang paham atau susah paham dengan pembelajaran online
ReplyDeleteKurang bisa memahami jika untuk pembelajaran online seperti ini
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteKurang jelas kalo pembelajaran secara daring(online)
ReplyDeletePembelajaran online kurang efektif apalagi di pelajaran/mata kuliah yg ada perhitungannya. Jika offline saja belum tentu paham apalagi jika daring.
ReplyDeletePembelajaran online kurang maksimal
ReplyDeleteKurang untuk memahami materinya
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteNama:DIMAS ADI SAPUTRA
ReplyDeleteNim:20021047
Kelas: D1
Kurang untuk memahami materi
ReplyDelete